Berdasarkan hasil inspeksi mendalam yang dilakukan Satgas Operasi Armuzna bersama pihak syarikah (penyedia layanan), transformasi infrastruktur di lapangan menunjukkan kemajuan signifikan demi menjamin keamanan dan kenyamanan jamaah.
Di kawasan Arafah, peningkatan fasilitas terlihat mulai dari sistem keamanan hingga kenyamanan termal. Seluruh lorong antar-tenda kini telah dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV) yang beroperasi 24 jam.
Selain itu, untuk menghalau hawa panas gurun, setiap tenda telah dipasangi lantai tambahan (parquet/interlock) di bawah karpet, serta didukung oleh dua hingga tiga unit pendingin ruangan (AC) per tenda.
Salah satu titik krusial yang menjadi fokus tahun ini adalah area sanitasi. Guna memecah kepadatan antrean, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melakukan terobosan dengan meminta pihak syarikah untuk membangun rangkaian urinoir khusus pria di luar bilik toilet utama.
Selain itu, fasilitas toilet kini didesain lebih inklusif dengan penyediaan jalur khusus dan tangga ramah disabilitas.
Kepala Bidang Pelindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi, Muftiono, menyatakan bahwa pemantauan terhadap pihak syarikah dilakukan secara ketat setiap harinya untuk memastikan seluruh spesifikasi sesuai dengan kontrak layanan.
Ia menambahkan bahwa lompatan progres dalam sepekan terakhir ini memberikan keyakinan bahwa seluruh sarana prasarana akan siap sepenuhnya sebelum jemaah mulai bergerak ke Masyair.
"Melihat perkembangan itu, saya optimis bahwa target H-5 seratus persen bisa terwujud," tegas Muftiono di Makkah. (mch|azka)

Posting Komentar untuk "Update Haji 1447 H; Kemenhaj Pastikan Layanan Armuzna Bisa Beri Kenyamanan "