![]() |
| FOTO KEMENHAJ |
Kemenhaj, katanya, berkomitmen meningkatkan kualitas layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia, termasuk menghadirkan makanan bercita rasa nusantara agar jemaah merasa nyaman selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Menurutnya, kualitas layanan konsumsi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan makanan, tetapi juga konsistensi pelayanan, ketepatan distribusi, serta kualitas kemitraan antara supplier dan pihak dapur. Karena itu, koordinasi dan evaluasi perlu dilakukan secara berkala selama operasional haji berlangsung.
Dalam pertemuan tersebut, tambah Jaenal, Kemenhaj bersama supplier dan pengelola dapur membahas penguatan komitmen masing-masing pihak dalam memenuhi kewajiban layanan agar kerja sama dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kemenhaj juga berperan sebagai jembatan dalam proses business to business guna memastikan layanan konsumsi bagi jemaah tetap optimal.
Selain membahas penguatan kemitraan, pertemuan juga menyoroti evaluasi menu dan kualitas makanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia di Madinah.
“Evaluasi bersama akan terus dilakukan, khususnya terkait menu dan kualitas layanan konsumsi, sehingga pelayanan kepada jemaah haji Indonesia dapat semakin optimal,” tegas Jaenal pertemuan antara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dengan pihak dapur penyedia konsumsi jemaah di Madinah, Kamis (7/5/2026).
Melalui penguatan koordinasi tersebut, PPIH Arab Saudi berharap kualitas layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia dapat terus meningkat selama musim haji 1447 H/2026 M berlangsung. (alfa|azka)

Posting Komentar untuk "Jaga Kualitas Layanan Konsumsi Haji, Kemenhaj Terus Pantau Penyedia Dapur"