![]() |
| BUPATI BOGOR RUDY SUSMANTO PADA ACARA HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2026, DI CIBINONG BOGOR. FOTO KOMINFO BOGOR |
Bupati Rudy menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh guru yang dinilai sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang telah berperan besar mencerdaskan kehidupan bangsa.
Menurutnya, keberhasilan para pemimpin daerah, aparat TNI, Polri, hingga pejabat pemerintahan saat ini tidak terlepas dari jasa para guru yang mendidik sejak usia dini hingga dewasa.
“Bila ingin memperbaiki bangsa, maka perbaikilah sistem pendidikannya. Bila ingin memperbaiki sistem pendidikan, maka mulailah dari ruang kelasnya,” jelas Rudy Susmanto di situs resmi Pemkab Bogor.
Ia menjelaskan, Kabupaten Bogor memiliki tantangan besar dalam pembangunan sektor pendidikan karena memiliki wilayah luas dengan 40 kecamatan, 416 desa, 19 kelurahan, serta jumlah penduduk mencapai sekitar 6,19 juta jiwa.
Rudy menegaskan, pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, Pemkab Bogor berkomitmen menciptakan proses penerimaan yang berjalan lancar, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
“Kami ingin anak-anak dimanapun mereka bersekolah tetap mendapatkan fasilitas dan kualitas pendidikan yang setara di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” katanya.
Ia mengakui, pembenahan pendidikan tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat dan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Rudy juga menyoroti pentingnya pendidikan nonformal dan keberadaan pondok pesantren maupun majelis keagamaan dalam pembangunan sumber daya manusia.
Melalui bantuan keuangan infrastruktur desa tahun 2026, kata Bupati, pemerintah desa dapat memanfaatkan anggaran untuk membantu fasilitas tempat ibadah dan lembaga keagamaan yang belum terdata secara langsung oleh Pemkab Bogor. (alfa|azka).

Posting Komentar untuk "Bupati Bogor Rudy Susmanto: Perbaikan Pendidikan Harus Dimulai Dari Ruang Kelas "