![]() |
| SEORANG PETUGAS HAJI MENDORONG JAMAAH LANSIA DI BANDARA MADINAH. FOTO KEMENHAJ RI |
Seluruh proses pelayanan berjalan tertib, mulai dari penyambutan jemaah, pendampingan lansia dan disabilitas, pengawasan barang bawaan, hingga pengaturan pergerakan jemaah menuju area transportasi.
Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, menegaskan bahwa tingginya jumlah jemaah lansia menjadi perhatian khusus dalam pelayanan tahun ini.
Karena itu, sejumlah fasilitas pendukung disiapkan agar jemaah dapat melewati proses kedatangan dengan lebih nyaman, aman, dan manusiawi.
Ia menjelaskan, Daker Bandara terus memperkuat layanan ramah lansia dengan menyiapkan fasilitas tambahan di titik-titik layanan kedatangan.
Fasilitas tersebut meliputi pampers bagi jemaah lansia yang membutuhkan, mobil golf untuk membantu mobilitas jemaah di area paviliun, serta payung kursi roda di seluruh terminal.
Menurut Abdul Basir, layanan bandara adalah tentang kepekaan petugas dalam membaca kebutuhan jemaah. Apalagi, sebagian jemaah tiba dalam kondisi lelah setelah menjalani penerbangan panjang dari Tanah Air.
“Petugas kami minta bekerja cepat dan peka. Ada jemaah yang kuat berjalan, ada yang perlu dituntun, ada yang harus segera dibantu kursi roda. Semua harus dilayani dengan pendekatan yang sabar dan penuh empati,” tambah Abdul Basir.
Petugas juga ditempatkan di titik-titik layanan strategis untuk membantu jemaah saat antre, pengambilan bagasi, pemeriksaan dokumen, hingga pergerakan menuju bus.
Koordinasi lintas unsur di bandara pun terus diperkuat agar setiap kedatangan kloter dapat tertangani dengan baik.
Abdul Basir memastikan bahwa Daker Bandara akan terus melakukan evaluasi harian seiring bertambahnya kedatangan jemaah.
Dengan jumlah kedatangan yang terus bertambah, Daker Bandara memastikan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia tetap berjalan cepat, tertib, dan ramah lansia sejak jemaah menginjakkan kaki di Tanah Suci. (alfa|azka)

Posting Komentar untuk "Hingga Minggu, 30.611 Jemaah Haji Indonesia Telah Tiba di Madinah"