![]() |
| Abu Rokhmad (tengah). Foto Kemenag |
Abu Rokhmad berharap agar layanan kepada masyarakat harus lebih cepat, responsif,
sebagai bagian dari penyelesaian masalah.
"Apa yang diselesaikan bersama,
kita bisa menyempurnakan semua sarana-prasarana dan tidak ada kata
terlambat untuk terus melengkapi sarana yang ada,” ujar Abu di laman "bimasislam.kemenag.go.id.
Keterbatasan sarana dan prasarana, katanya melanjutkan, tidak boleh menjadi
alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan. Menurutnya, peningkatan
fasilitas harus berjalan seiring dengan komitmen petugas dalam
memberikan solusi bagi masyarakat.
Sejalan dengan itu, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Cecep
Khairul Anwar yang juga hadir dalam kunjungan tersebut, menekankan bahwa
keberadaan KUA tidak hanya berfokus pada pencatatan pernikahan.
“KUA
bukan hanya sebuah kantor pencatatan nikah, tetapi juga menjalankan
bimbingan keluarga sakinah, layanan zakat dan wakaf, hingga program
pembinaan umat lainnya,” ujarnya.
Cecep menambahkan, sarana dan prasarana memang penting, tetapi yang
utama adalah sikap pelayanan yang prima.
Ia juga mengingatkan penghulu
dan penyuluh untuk terus memperbarui pengetahuan seiring perubahan pola
pikir masyarakat di era digital.
“Kami memohon kepada ASN di KUA, baik penghulu maupun penyuluh, untuk
terus memperbarui literasinya, karena masyarakat telah berubah paradigma
seiring perkembangan teknologi,” tegasnya. [kmg|azka]

Posting Komentar untuk "Dirjen Bimas Islam Minta KUA Layani Masyarakat Cepat dan Responsif"