![]() |
| SYEIKH SALEH AL-FAWZAN |
Himbauan itu disampaikan Grand Mufti Arab Saudi, Syeikh Saleh Al-Fawzan, sehubungan memasuki bulan Dzulhhijjah 1447 hijriyah.
Grand Mufti Arab Saudi yang juga Presiden Council of Senior Scholars itu menekankan pentingnya meningkatkan berbagai bentuk ibadah seperti shalat, sedekah, puasa, serta memperbanyak dzikir dan mengingat Allah SWT selama hari-hari istimewa tersebut.
Ia menjelaskan, keutamaan 10 hari pertama Dzulhijjah telah ditegaskan dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW, di mana amal saleh yang dilakukan pada periode ini disebut lebih dicintai Allah dibandingkan amal pada hari-hari lainnya.
“Kaum Muslimin hendaknya bersungguh-sungguh memperbanyak amal soleh pada hari-hari ini, menjaga ibadah wajib, dan menjauhi perbuatan dosa. Sepuluh hari ini merupakan musim penuh keberkahan yang Allah anugerahkan kepada hamba-hamba-Nya,” ujar Sheikh Al-Fawzan.
Selain mengingatkan pentingnya memperbanyak ibadah, Sheikh Al-Fawzan juga menyoroti keutamaan puasa Arafah bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Menurutnya, puasa yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah itu memiliki keutamaan besar karena dapat menjadi penghapus dosa selama dua tahun.
Ia turut mengingatkan masyarakat Muslim yang berniat melaksanakan ibadah kurban (udhiyah) agar tidak memotong rambut, kuku, maupun kulit sejak awal bulan Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menghidupkan sunnah dan memaksimalkan keutamaan ibadah, yang juga menjadi momentum penting bagi umat Islam di seluruh dunia menjelang Hari Raya Iduladha. (himpuh|azka)

Posting Komentar untuk "Grand Mufti Syeikh Saleh Al-Fawzan Ajak Umat Islam Perbanyak Ibadah di 10 Hari Pertama Dzulhijjah"