Sebanyak 482 jamaah calon haji yang tergabung dalam travel Alhijaz Indowisata telah diberangkatkan ke tanah suci mulai tanggal 14 Mei 2026. Jumlah tersebut terbagi dalam tiga group pemberangkatan, grup pertama terdiri dari 3 bus, grup kedua 5 bus, dan grup ketiga 2 bus.
Semua keberangkatan ini menggunakan Maskapai Saudi Airlines dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Jeddah.
![]() |
| JAMAAH AL-HIJAZ SEBELUM DIBERANGKATKAN. FOTO FOTO AL-HIJAZ |
Direktur Operasional Alhijaz Indowisata, Dwi Puji Hastuti kepada Himpuh News di sela-sela proses keberangatan dengan harus menyampaikan kebahagiannya karena fase keberangkatan ini bisa dilalui dengan lancar. Fase yang tentunya juga sudah dinantikan oleh para jamaah semua.
Ia mengatakan bahwa kondisi seluruh jemaah haji Alhijaz dalam keadaan sehat, semua terkonfirmasi siap berangkat dan mengikuti rangkaian ibadah haji di tanah suci.
Menurut Dwi, Alhijaz menyiapkan total 19 petugas yang akan mendampingi jemaah selama berada di Tanah Suci. Pendampingan juga diperkuat oleh tim Muthawif dan tim operasional Alhijaz di Arab Saudi untuk memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan optimal selama operasional haji berlangsung.
Selain pelaksanaan ibadah utama pada puncak haji, Alhijaz juga menyiapkan sejumlah program ziarah dan city tour bagi jemaah. Selama di Makkah, jemaah dijadwalkan mengikuti kunjungan ke Museum Wahyu dan Kota Taif setelah fase puncak haji selesai.
Sementara selama berada di Madinah, jemaah akan mengikuti sejumlah program ziarah seperti kunjungan ke Masjid Quba, Jabal Uhud, percetakan Al-Qur’an, Jabal Magnet, hingga ziarah ke Badar.
Dwi menjelaskan, tahun ini jemaah Alhijaz akan menempati tiga hotel berbeda di Makkah, yakni Hotel Sofa, Marriott, dan Prestige. Namun menjelang puncak ibadah haji, seluruh jemaah akan dipusatkan di hotel transit yang berada di kawasan Mina.
Keberadaan hotel transit tersebut, tambahnya, menjadi salah satu momen penting karena seluruh jemaah akan kembali berkumpul dalam satu lokasi sebelum memasuki fase Armuzna.
Selama berada di hotel transit, jemaah akan mengikuti berbagai kegiatan pembinaan seperti shalat tahajud berjamaah, dzikir pagi, shalat dhuha, kajian Al-Qur’an, tausiyah, hingga konsultasi kesehatan bersama tim medis yang turut diberangkatkan.
Selain itu, manasik lanjutan juga dilakukan sebagai persiapan menghadapi puncak ibadah haji. Tahun ini, Alhijaz kembali menjalankan program Tarwiyah, di mana jemaah akan bergerak menuju Mina pada 8 Dzulhijjah sebelum melanjutkan perjalanan menuju Arafah dan Muzdalifah.
Usai menjalankan Tawaf Ifadah di Masjidil Haram, jemaah dijadwalkan sarapan bersama sebelum kembali menuju Mina untuk mabit.
Dwi memastikan seluruh jemaah yang diberangkatkan dalam kondisi sehat. Bahkan, untuk keberangkatan lanjutan pada hari berikutnya, sebanyak 96 jemaah juga telah terkonfirmasi siap berangkat sesuai jadwal.

Dalam kesempatan itu, pihaknya turut mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik selama berada di Arab Saudi, terutama menghadapi cuaca panas ekstrem saat fase Armuzna berlangsung.
Kepada jamaah diingatkan agar jangan takut banyak minum. Kadang jemaah khawatir terlalu sering ke toilet, padahal kebutuhan cairan itu sangat penting supaya tidak dehidrasi. Alhijaz juga membekali jemaah dengan perlengkapan seperti payung dan topi guna mengurangi paparan panas selama aktivitas di luar ruangan. (himpuh|azka)

Posting Komentar untuk "482 JAmaah Haji Khusus Alhijaz Indowisata DIberangkat ke Tanah Suci"