![]() |
| JAMAAH HAJI DI EMBARKASI MAKASSAR. FOTO TRIBUN |
Bahkan, kata Dahnil menambahkan, embarkasi yang berada di Asrama Haji Sudiang, Makassar, itu tercatat meraih predikat pelayanan terbaik selama tiga tahun berturut-turut.
Dahnil mengungkapkan, penyelenggaraan haji tahun ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya penanganan haji dilakukan Kementerian Haji dan Umrah.
Ia menilai perubahan itu berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan jemaah.
Dahnil menjelaskan, hingga saat ini belum ditemukan persoalan krusial yang merugikan jemaah haji Indonesia. Berbagai masalah klasik yang kerap terjadi pada musim haji sebelumnya juga dinilai berhasil diminimalkan.
“Semua berjalan dengan baik. Tidak ada isu pergantian mahram, tidak ada suami istri yang terpisah, tidak ada tas yang tertukar. Penanganannya jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya,” tuturnya.
Selain aspek administrasi dan logistik, pemerintah juga memperketat pengawasan kesehatan jemaah haji. Di Embarkasi Makassar, tercatat ada delapan calon jemaah haji yang keberangkatannya ditunda karena tidak memenuhi syarat kesehatan.
Dahnil mengatakan, langkah tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan jemaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
“Ada delapan jemaah di Makassar yang tidak bisa diberangkatkan karena tidak layak terbang dan berpotensi tidak memungkinkan menjalankan ibadah haji. Ini juga sejalan dengan kebijakan kesehatan yang sangat ketat dari Saudi Arabia,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat sejak di tanah air berdampak positif terhadap penurunan angka kematian jemaah haji Indonesia.
“Hingga hari ini, jumlah jamaah yang wafat tercatat sekitar 24 orang. Tahun lalu, pada periode yang sama, sudah mencapai sekitar 50 orang,” katanya.
Dahnil berharap angka kematian jamaah tidak terus bertambah, terutama menjelang fase puncak ibadah haji yang dikenal sebagai periode paling krusial.
Pemerintah, lanjut Dahnil, akan terus memastikan seluruh jemaah haji Indonesia berada dalam kondisi sehat agar dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Embarkasi Makassar juga diharapkan tetap menjadi contoh pelayanan haji terbaik di tingkat nasional. (mnm|beritasatu)

Posting Komentar untuk "Tiga Tahun Berturut-Turut, Embarkasi Makassar Jadi Contoh Pelayanan Haji Nasional"